Rabu, 01 Desember 2010

i'm nothing but he is everything

well, kayaknya kalo nulis blog itu sama kaya nulis diary ya? haha
pertama kali kenal gimana ya? kok smp lupa kronologisnya -,-
tp dia bener2 everyting buat gua, ya walaupun perbedaannya sama kaya langit bumi, minyak air.

waktu pertama kali chat malah curhat, gara2 bingung mau cerita kemana lg. soalnya org2 sekeliling uda pada bosen kali dengan cerita gua. dan dia menanggapi dengan baik :D
awalnya biasa aja, terus sering chat dan sharing dh :D

tp bodohnya gua, gua melakukan suatu kebodohan yang menjatuhkan diri gua sendiri di depan dia :( dan gua rasa dia jg menganggap gua bodoh :(
jam berlalu, hari berlalu dan akhirnya kita bisa dibilang deket.

pada suatu hari dia lg di LN dan kita tetep chat, dan gua belajar sama dia lewat chat. kalo ada yang ga ngerti nnya, ya walaupun di depan gua uda ada jendela dunia, tp gua ttep nnya sama dia :D hahaha

ya gua bisa dibilang nyaman ngobrol sama dia, dan waktu itu ada suatu acara yang MEMUNGKINGKAN kita buat ketemu. tapi sayangnya dia masih ada di LN dan baru ada di tempat itu 2 hari yang akan datang. alhasil kandaslah harapanku untuk bertemu :( ya dia bilang kalo dia ga bs dateng, dia minta maaf :) hihihi

terusnya abis selesai acara itu, gua ga chat lg sama dia, karena gua nyadar diri. dia orang yang hebat dan gua standar -,- dan mungkin dia akan bertemu dengan orang yang sama hebatnya kaya dia. gua berusaha ga ngebuka facebooknya, ga lihat photo2 terbarunya. tapi ttep aja ga bisa dan merasa ada yang kurang. dan setelah melihat photo2nya, bener2 tambah pengen ketemu :) tapi ga jd dh, biarkan saja aku melihatnya dr jauh, yang bisa kulakukan adalah melihatnya dari jauh :)

eh tapi gua pernah berpikiran bisa menikah sama dia hahahhaa (ababil) ya kaya ta'aruf hihihi
karena saat itu, gua mau diperhatiin sama orang yang lebih tua, ya lumayanlah lebih tua 5-6thn. mungkin seru pikir gua. tapi ya that's just dream haha

udah ah, pokoknya I'M NOTHING FOR HIM BUT HE IS EVERYTHING FOR ME :DD
semoga ALLAH memberikan yang TERBAIK buat putri AMIIIN :D

Sabtu, 30 Oktober 2010

Pengakuan

Ternyata memang benar, bahwa setiap manusia mempunyai cinta.
Dan untuk mengungkapkannya mempunyai cara masing-masing.
Tapi sangat disayangkan apabila seseorang salah dalam mengungkapkan perasaan dan tidak dapat diterima maksudnya oleh sang penerima perasaan.

Sedih mendengar dua orang yang sudah lama mencintai harus bertengkar karena masalah kecil yang mengharuskan mereka menghadapi masalah yang lebih besar.
Beruntunglah kalian yang memiliki cara dan sikap baik dalam mengungkapkan perasaan, karena mengungkapkan perasaan tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Kita harus pandai dalam membaca suasana dan memecahkan masalahnya.
Di dunia ini kita harus saling terbuka dan sharing setidaknya dengan satu orang yang kita percaya.
Kita tidak bisa memendam perasaan, karena bisa membunuh perasaan itu sedikit demi sedikit. Dan membuat kita tidak mempunyai perasaan.

Lelah, pastinya lelah apabila kita menghadapi masalah yang sama dan tidak pernah menemukan jalan keluar, lagi-lagi menemukan jalan buntu.
Tapi percayalah, tak ada gading yang tak retak.
Sering-seringlah berkata kepadanya bahwa "AKU SANGAT MENYAYANGIMU".

Karena itulah kata-kata yang manjur dalam mencairkan hatinya. Di dunia ini tak ada kata-kata yang menyenangkan dan tidak ada satupun orang yang marah apabila ada yang berkata kepadanya bahwa "AKU SANGAT MENCINTAIMU".

Ingat pengakuan itu sangatlah penting, jangan malu-malu untuk mengungkapkan perasaanmu kepada orang yang kalian sayang. Karena bisa jadi hari itu adalah hari terakhir kalian dapat mengatakannya :DD

Berlari

Berlari, tanpa tujuan
Tersandung, berusaha bangkit
Berhenti, lalu diam
Tetap diam, walau semua bergemuruh

Semua mulai menghitam
Semua mulai membeku
Terjatuh, diam tak bergerak

Mengendalikan detakan yang mengoyak jantung
Mengatur nafas yang berburu angin
Berlari, berusaha menggapai langit biru
Tapi, hanya awan hitam yang kudapat

Satu tetes, dua tetes, lalu menjadi bejuta-juta tetes
Berhenti, berusaha mencari jalan
Berfikir, berusaha mencari celah
Berlari menuju lorong ramai
Tapi, semua tidur bagiku

Berlari terus berlari
Berusaha menemukan sandaran yang nyaman
Berteriak sekencang-kencangnya
Tapi semua tuli, semua membisu

Inginku meraihnya
Terus berlari untuk menggenggam tangannya
Terus berlari, walau angin menertawakanku

Semua mulai menghilang
Lalu hujan mulai membisik
Memeluk tubuhku dengan erat

Tapi, aku tetap tidak menemukannya
Walaupun ku terus berlari dan berteriak

-Putri Juwita Rachmania-